Saat memilih gigi tiruan, faktor-faktor seperti tekstur, bentuk, warna, ukuran dan harga harus dipertimbangkan.
Gigi depan berhubungan dengan bentuk dan penampilan wajah pasien, dan perhatian khusus harus diberikan pada koordinasi antara gigi depan dan bentuk wajah.
Fungsi utama gigi posterior adalah untuk melengkapi fungsi mengunyah. Perawatan kesehatan jaringan pendukung gigi tiruan juga penting untuk diperhatikan. Penting untuk memilih bentuk permukaan gigi posterior yang sesuai dengan kondisi alveolar ridge.
Saat menyelaraskan gigi, kita harus mempertimbangkan tiga aspek: estetika, kesehatan jaringan, dan fungsi. Dengan rincian sebagai berikut:
1. Prinsip kecantikan
(1) Kelengkungan gigi harus sesuai dengan bentuk lengkungan rahang.
(2) Posisi gigi depan atas harus menonjolkan kepenuhan bibir atas.
(3) Susunan gigi harus mencerminkan kepribadian pasien.
(4) Susunan gigi depan atas harus berdasarkan pendapat pasien.

2. Prinsip kesehatan jaringan
(1) Susunan gigi tiruan tidak boleh menghalangi aktivitas otot lidah, bibir, dan buccinator, serta harus dalam posisi otot seimbang.
(2) Bidangnya sejajar dengan garis tragus alar, dan tingginya terletak di tepi luar lidah yang paling menonjol, yang memudahkan lidah mengantarkan makanan ke permukaan oklusal posterior, dan kondusif bagi stabilitas gigi tiruan. dalam keadaan fungsional.
(3) Puncak fungsional gigi posterior harus diatur semaksimal mungkin di bagian atas alveolar ridge, sehingga gaya resultan disalurkan ke alveolar ridge dalam arah vertikal.
(4) Jika ridge alveolar banyak menyerap, maka kemiringan gigi posterior harus disesuaikan dengan arah kemiringan kemiringan ridge alveolar sehingga gaya resultan disalurkan ke ridge alveolar severtikal mungkin.
(5) Gigi depan harus disusun dalam overbite dangkal dan overjet dangkal. Gigi depan tidak boleh bersentuhan saat berada di tengah, dan setidaknya harus ada jarak 1 mm saat bergerak maju dan ke samping. Gigi bawah dapat meluncur bebas mengikuti kemiringan gigi atas.
(6) Saat meluncur bebas antara gigi atas dan bawah, harus ada kontak yang seimbang.
(7) Untuk mengurangi faktor penstabil dalam keadaan fungsional, puncak non-fungsional harus dikurangi dengan tepat.
3. Prinsip fungsi mengunyah
Mengunyah secara efektif dan gigitan yang memuaskan adalah fungsi utama gigi posterior tiruan. Kontak titik puncak harus terluas, hubungan titik puncak-fossa harus stabil, area kontak harus diperluas, dan efisiensi mengunyah harus ditingkatkan.





